Kamis, 04 Desember 2014

LABORATORIUM ZOOLOGI PUSLIT BIOLOGI - LIPI

SEJARAH PERKEMBANGAN BIDANG ZOOLOGI

Berawal dari Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) yang didirikan di Bogor pada tahun 1894, merupakan bagian dari 's Lands Plantentuin.
Pada awal didirikannya MZB berfungsi sebagai laboratorium zoologi yang memberi wadah penelitian yang berkaitan dengan pertanian dan zoologi, meliputi kegiatan inventarisasi fauna Indonesia.
Dalam perkembangannya sebagai bidang zoologi aktivitasnya diperluas.
SUSUNAN ORGANISASI

Bidang Zoologi adalah salah satu dari tiga bidang penelitian yang bernaung di bawah Pusat Penelitian Biologi, LIPI, di Bogor. Dua bidang lainnya adalah bidang botani dan bidang makrobiologi.
RUANG LINGKUP TUGAS BIDANG ZOOLOGI

Bidang Zoologi mengemban sebagian tugas Puslit Biologi. Berdasarkan SK Ketua LIPI No.23/Kep/D.5/87, Ps.59, maka tugas Bidang Zoologi meliputi:
  1. Eksplorasi dan inventarisasi fauna indonesia
  2. Melakukan evaluasi potensi ekonomi jenis-jenis fauna indonesia
  3. Pengembangan jenis-jenis fauna indonesia
  4. Pelestarian fauna indonesia
  5. Pelayanan kepada masyarakat umum, peneliti, dan pendidik untuk jasa ilmu pengetahuan zoologi.
KOLEKSI FAUNA INDONESIA

Bidang Zoologi telah mengembangkan koleksi binatang awetan dan binatang hidup untuk penelitian ilmiah. Koleksi ilmiah untuk kepentingan penelitian meliputi beberapa kelompok sebagai berikut:
1. Mamalia
Terdiri dari berbagai jenis binatang menyusui yang dikumpulkan dari berbagai kepulauan di Indonesia. Jumlah koleksi 650 jenis, terdiri dari 30.000 contoh binatang (spesimen).
2. Ikan
Berbagai jenis ikan yang menjadi kekayaan koleksi terdiri dari 12.000 jenis yang diwakili oleh 140.000 contoh binatang.
3. Burung
Dikumpulkan dari wilayah Indonesia Timur dan Barat. Jumlah seluruhnya 1000 jenis, meliputi 30.762 contoh binatang.
4. Reptil dan Amfibi
Di daerah tropis, terutama di Indonesia jumlahnya tidak banyak. Koleksi yang tersimpan tercatat 763 jenis, diwakili oleh 19.937 contoh.
5. Moluska
Kekayaan koleksi moluska di Indonesia tercatat 959 jenis yang diwakili oleh 13.146 contoh.
6. Serangga
Adalah kelompok binatang yang paling banyak jumlahnya. Koleksi serangga tercatat 12.000 jenis, diwakili 2.580.000 contoh spesimen.
7. Invertebrata lain
Terdiri dari jenis-jenis invertebrata bukan moluska dan serangga. Koleksi yang terkumpul ada 700 jenis diwakili oleh 1.5558 contoh.
PAMERAN MUSEUM ZOOLOGI BOGOR

Merupakan unit dari Bidang Zoologi, Puslit Biologi, LIPI yang merupakan penjabaran dari tugas pelayanan masyarakat umum untuk jasa ilmu pengetahuan zoologi. Unit ini mempunyai tugas memperkenalkan keanekaragaman fauna nusantara dalam bentuk awetan binatang dan replika, dengan harapan pengunjung dapat lebih mengenal kekayaan fauna nusantara, dan untuk meningkatkan kepedulian dan kecintaan generasi muda akan fauna nusantara, serta menunjang usaha pelestariannya.
VISI
Menjadi pusat informasi fauna nusantara yang terkini dan terpercaya.
MISI 
  1. Mengungkapkan kekayaan dan manfaat fauna nusantara
  2. Meningkatkan kepeduliaan dan kecintaan generasi muda akan fauna nusantara
  3. Mencerdaskan bangsa melalui pengetahuan zoologi

TUJUAN
  1. Mengembangkan sarana pameran yang ideal sesuai kemajuan ilmu dan teknologi
  2. Menjadikan pameran museum sebagai sarana pendidikan yang praktis untuk mempelajari keanekaragaman, perilaku, ekosistem, dan daya guna fauna nusantara
  3. Menjadikan pameran museum sebagai wahana wisata bertaraf internasional
  4. Menjalin kerjasama secara nasional dan internasional dalam bidang penyelenggaraan pameran ilmiah terkini

Jumlah koleksi yang dipamerkan di pameran MZB meliputi 3,5% jumlah jenis fauna yang terdapat di Indonesia, dan hanya 0,05% contoh binatang (spesimen) yang dimiliki oleh Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi, LIPI.

Selasa, 02 Desember 2014

PRAKTIKUM LAPANGAN BIOLOGI ANGKATAN 2013 FMIPA UNIVERSITAS LAMPUNG

Laporan Perjalanan Praktikum Lapangan

Praktikum lapangan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 19 November 2014 sampai 23 November 2014 (Jakarta-Bogor-Bandung). Tempat yang dikunjungi pada praktikum lapangan ini meliputi PUSLIT Biologi LIPI, Taman Margasatwa Ragunan & Pusat Primata Schmutzer, Kebun Raya Cibodas, Taman Bungan Nusantara. Di luar praktikum lapangan, kita mengunjungi beberapa tempat seperti Kawah Putih Ciwidey, Strawberry Farm serta wisata belanja di Cibaduyut.

Hari Rabu, 19 November 2014 pukul 17.00 WIB di Laboratorium Biologi 1 Universitas Lampung. Sebelum keberangkatan kita berkumpul terlebih dahulu dalam rangka persiapan, pengarahan dan pelepasan dari kampus oleh dosen/asisten yang bersangkutan.



Pukul 19.00 WIB, Berangkat menuju Jakarta!!! 


Hari Pertama 

Kamis, 20 November 2014 pukul 05.00 WIB, transit di Masjid Amaliyah Ciawii untuk istirahat, sholat dan makan serta persiapan menuju Cibinong.













Pukul 07.00 WIB Berangkat menuju Cibinong.

Tepat pada pukul 08.00 WIB kami tiba di PUSLIT Biologi LIPI. Disini kami akan kunjungan ke dua laboratorium yaitu laboratorium zoologi dan laboratorium mikrobiologi. Di Laboratorium ini kami akan di beri materi serta pengenalan masing-masing laboratorium tersebut. Setelah praktikum di PUSLIT Biologi LIPI selesai, pada pukul 12.00-12.30 WIB waktunya istiraha, sholat, dan makan, serta persiapan menuju Jakarta.
























Pukul 12.30 Berangkat Menuju Jakarta.

Setelah sekitar 1,5 jam perjalanan, pada pukul 14.00 WIB tiba di Taman Margasatwa Ragunan. Setelah tiba kami langsung melakukan kunjungan ke Pusat Primata Schmutzer. Setelah kunjungan dari Pusat Primata ini, para praktikan menyebar untuk mencari spesies aves dan mamalia yang sudah ditugaskan oleh asisten dan memfotonya karena tugas ini dijadikan sebagai bahan untuk Laporan Akhir Praktikum Biosistematika Hewan.























Setelah praktikum di Taman Margasatwa Ragunan ini selesai, langsung di lanjutkan perjalanan menuju puncak. Sekitar pukul 19.00 WIB sebelum tiba di Wisma Tugu kami istiraha, sholat, dan makan terlebih dahulu maka setelah itu baru dilanjutkan perjalanan sekitar 1 jam menuju Wisma Tugu. Pukul 20.00 WIB tiba di Wisma Tugu, disinilah tempat kami menginap untuk 1 malam ini. Aku di Villa Gunung Jati tepatnya satu kamar dengan Lia Setiani Hermawan.



























Hari Kedua

Jum'at 21 November 2014, pukul 05.00 - 07.00 WIB mandi, sholat, makan, serta persiapan menuju cibodas.

Pukul 07.15 Berangkat menuju Cibodas.

Pada hari kedua Praktikum Lapangan, ada 2 tempat yang akan kami kunjungi untuk praktikum lapangan Biosistematika Tumbuhan yaitu Kebun Raya Cibodas dan Taman Bunga Nusantara. Pada pukul 08.30 WIB tiba di Kebun Raya Cibodas. Di tempat inikita mengunjungi Taman Lumut. Di Taman Lumut ini kita diberi arahan dan penjelasan oleh pemandu wisata  menegenai spesies-spesies masing-masing lumut. Selama di Taman Lumut kita mempunyai tugas Praktikum lapangan untut mencatat ciri-ciri dari setiap lumut lalu memfotonya, karena tugas ini dijadikan sebagai bahan untuk makalah akhir PL.






























Setelah Praktiukm Lapangan di Kebun Raya Ciboas selesai, pukull 11.00-12.30 WIB waktunya untuk istirahat, shalat, makan, serta persiapan menuju tempat berikutnya.

Pukul 12.30 Berangkat Menuju Cipanas.

Selama 1 jam perjalanan tepat pukul 13.30 tiba di Taman Bunga Nusantara. Setelah sampai disini kita berpencar mencari spesies tumbuhan yang dituju oleh masing-masing praktikan dan memfoto spesies tersebut. Foto ini dijadikan sebagai bahan Tugas Praktikum Lapangan Biosistematika Tumbuhan. Di Taman Bunga Nusantara ini terdapat beberapa tempat yang dikunjungi meliputi Taman Perancis, Taman Amerika, Taman Jepang, Taman Bali, Medeterania, Dahlia Corner, Labirin, Air Mancur Musical, dsb.



























Setelah kunjungan PL di Taman Bunga Nusantara berakhir berlanjut kmenuju Hotel Kanira. Hotel Kanira ini sebagai tempat penginapan di malam kedua PL. Pada pukul 19.00 WIB sebelum sampai di Hotel Kanira kita berhenti di perjelanan tepatnya di Rumah Makan Sederhana untuk istiraha, shalat, dan makan. Setelah selesai ishoma, kami melanjutkan perjalanan menuju Hotel Kanira memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan.

Hari Ketiga

Sabtu, 22 November 2014 pada hari ketiga merupakan hari diluar praktikum lapangan. Di Hari ini kita mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Bandung. Tempat pertama yang dikunjungi yaitu Kawah Putih Ciwidey.











































Setelah mengunjungi kawah putih, kita melanjutkan perjalanan menuju salah satu tempat makan yaitu saung Gawir, Di tempat ini terdapat kebun Strawberry. Tiket masuk kebun ini 5000/orang.



























Pada pukul 14.00 WIB berangkat menuju kota Bandung.

Di kota Bandung kita akan mengunjungi pusat belanja yaitu Cibaduyut. Tepat pukul 16.00 WIB tiba disana Waktu wisata belanja di Cibaduyut kurang lebih selama 3 jam. Pukul 19.00 WIB wisata belanja selesai lalu ishoma dan lanjut perjalanan menuju Lampung

Pada hari Minggu, 23 November 2014 pukul 08.00 tiba kembali di Kampus Universitas Lampung










BURUNG JALAK BALI

BURUNG JALAK BALI (Leucopsar rothschildi)





KLASIFIKASI

Kingdom    : Animalia
Phylum : Chordata
Classis       : Aves
Ordo           : Passeriformes
Familia : Sturnidae
Genus         : Leucopsar 
Species       : Leucopsar rothschildi

CIRI MORFOLOGI

Jalak Bali memiliki ciri dan karakteristik yang khas. Jalak Bali memiliki bulu berwarna putih bersih, kecuali bulu pada ekor dan ujung sayapnya yang berwarna hitam. Mata berwarna coklat tua, daerah sekitar kelopak mata berwarna biru tua dan tidak berbulu. Jalak Bali memiliki jambul yang berupa beberapa helai bulu, jantan bentuknya lebih indah dan mempunyai jambul lebih panjang dari pada yang betina, Jalak Bali mempunyai kaki berwarna abu-abu biru dengan empat jari jemari (satu ke belakang dan tiga ke depan). Paruhnya runcing dan mempunyai panjang dua hingga lima sentimeter dengan bentuk yang khas dimana pada bagian atasnya terdapat peninggian yang memipih tegak. Warna paruh abu-abu kehitaman dengan ujung berwarna kuning kecoklat-coklatan Antara burung jantan dan betina sulit dibedakan, perbedaannya adalah bahwa yang jantan agak lebih besar dan memiliki kuncir yang agak panjang. Jalak Bali bertelur 2-3 butir, berwarna biru.

PERILAKU

Jalak Bali mempunyai kebiasaan berombongan pada saat terbang mencari makan dan pada musim kawin yang berlangsung pada bulan November sampai dengan bulan April. Burung Jalak Bali mempunyai aktivitas harian yang sama, sekitar pukul 06.00 burung jalak bali bangun tidur kemudian terbang menuju hutan tempat mereka untuk mencari makan dan minum. Pukul 14.00-18.00 dimana hari sudah menjelang sore, burung Jalak Bali kembali menuju ke tempat tidurnya. Pengeraman telur burung Jalak Bali dilakukan secara bergantian oleh jantan dan betina selama 15-17 hari. Individu betina biasanya memiliki waktu yang lebih lama untuk tinggal di sarang biak dari pada jantan. Individu betina biasanya menghabiskan waktu antara 8-15 menit sedangkan jantan menghabiskan waktu antara 5-8 menit. Untuk pengeraman sepanjang malam hanya dilakukan oleh betina. Burung Jalak Bali memiliki variasi dalam radius pergerakannya yang berkisar antara 3-10 km. Radius pergerakannya tergantung dengan keadaan lingkungan .


Kolektor                      : Tiara Daefi (1317021076)
Lokasi                         : Taman Margasatwa Ragunan
Waktu Pengambilan    : 20 November 2014, 16.05 WIB
Jenis Kamera               : FUJIFILM Digital Camera




SIAMANG

SIAMANG (Hylobates Syndactylis)





KLASIFIKASI

Kingdom : Animalia
Phylum    : Chordata
Classis     : Mamalia
Ordo : Primata
Familia : Hylobatidae
Genus     : Hylobates
Species   : Hylobates syndactylis 

CIRI MORFOLOGI

Siamang memiliki ciri-ciri morfologi diantaranya postur tubuhnya yang kurang tegak dengan lengan yang panjang. Primata ini tidak memiliki ekor. Tubuh siamang ditumbuhi bulu berwarna hitam agak kecoklatan kecuali pada bagian muka jari, telapak tangan, ketiak, dan telapak kaki. Siamang dewasa berukuran antara 75-90 cm dengan berat sekitar 8-16 kg. Rentang tangannya sangat panjang dan melebihi panjang tubuhnya yakni mencapai 150 cm. Jari-jari di masing-masing tangannya bersatu satu sama lain atau biasa disebut ”syndactylus”. Selain itu, siamang memiliki kantung suara yang dapat menggembung di bagian tenggorokan yang digunakan untuk menghasilkan suara teriakan yang keras dan nyaring. Siamang mempunyai tipe gigi bonodont karena termasuk omnivora.


PERILAKU

Siamang merupakan hewan yang lebih aktif pada siang hari. Mereka bersosialisasi dalam kelompok yang terdiri dari dua sampai tiga ekor siamang. Siamang tidak mempunyai tempat khusus untuk tidur. Mereka hanya tidur di celah antar cabang pada pepohoan dengan posisi tegak, bersandar pada bantalan keras (ischial callosities )  yang terletak di ujung belakang mereka. Selain itu, siamang memiliki kantung gular.  Kantung ini dapat mengembang menjadi besar yang berfungsi membuat pita suara lebih keras. Dalam waktu keadaan bahaya, siamang betina akan mengeluarkan suara yang nyaring dan diikuti oleh siamang jantan selama 3-15 menit. Suara mereka dapat terdengar dari jarak sekitar 6,5 km.. Siamang betina berjalan tegak dengan sebelah kaki depannya diangkat serta diletakkan di belakang kepalanya manakala siamang jantan berjalan dengan sokongan sepasang kaki depan. Siamang tidak dapat berenang dan takut air. Biasanya mereka akan mencelupkan kaki depannya ke dalam air, kemudian menghisap air pada bulu kakinya itu sebagai minuman.

Kolektor                          : Tiara Daefi (1317021076)
Lokasi                             : Pusat Primata Schmutzer, Ragunan
Waktu Pengambilan     : 20 November 2014, 15.20 WIB
Jenis Kamera                 : FUJIFILM Digital Camera



Sabtu, 18 Januari 2014

"Selamatkan Tanah dan Air untuk Tanah Airku"


Saat panas tanah kita retak!!!
Saat hujan atap kita tenggelam!!!
Tindakan Manusia Kepada Alam Pernahkah kita membuang sampah sembarangan?
Pernahkah kita menebang pohon sembarangan?
Dan pernahkah kita berfikir remeh dengan hal itu?
Lantas pernahkah kita berfikir jika semua manusia di dunia berfikir dan bertindak demikian?
Sepele ya..
*Itulah mengapa Ibukota negeri ini tidak pernah bisa keluar dari krisis sampah dan krisis banjir , secara serempak warga Jakarta dalam 24 jam saja dapat menghasilkan ribuan ton sampah di sungai*

Dewasa ini banyak masyarakat yang sadar tentang pentingnya menjaga kesimbangan lingkungan. Tentu kita pernah mendengar atau bahkan pernah mengikutinya "Aksi sejuta pohon, reboisasi mangrove, green technology, aksi global warming, Bio-pori, Bank sampah, Hemat energi, Energi terbarukan ramah lingkungan" dst. adalah contoh aksi kecil kepada lingkungan..

Sejalan dengan itu, Kami Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas Lampung akan mengadakan kegiatan akbar pada bulan April 2014 yang bertemakan lingkungan: Pekan Konservasi Sumber Daya Alam KE-18 (PKSDA XVIII). Kegiaiatan ini telah kami lakukan sejak 18 tahun silam. Tahun ini kami mengangkat tema "Selamatkan Tanah dan Air Untuk Tanah Airku", berharap sedikit tindakan kami dapat sedikit berbuat untuk lingkunganan.

Cooming Soon...
CINTA LINGKUNGAN? Mari bersama kami BERTINDAK SECARA NYATA UNTUK LINGKUNGAN YANG LEBIH BAIK.


PERUBAHAN UNTUK LINGKUNGAN, UNTUK MASA DEPAN YANG INDAH #PKSDA XVIII

Sumber : http://himbiounila.blogspot.com/

PKSDA XVIII




Pekan Konservasi Sumber Daya Alam ke-18 (PKSDA XVIII) merupakan salah satu acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMBIO) FMIPA Biologi Unila. Acara ini merupakan salah satu acara konservasi yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan April. Acara ini merupakan acara yang berhubungan dengan lingkungan. Acara tersebut bertujuan untuk mengkonservasi lingkungan dan menyelamatkan satwa, tumbuhan, dan lingkungan yang nyaris rusak selain itu juga untuk melindungi lingkungan dan alam. Acara ini diikuti oleh seluruh kalangan.

PKSDA XVII dilaksanakan dalam satu minggu penuh, banyak kegiatan yang dilakukan dalam acara ini. Salah satunya adalah AKSI LINGKUNGAN. Kita terjun langsung ikut serta dalam menyelamatkan bumi kita ! Nah selain aksi lingkungan banyak sekali acara yang kita adakan seperti, fotografi, kabaret, seminar nasional,story telling, mewarnai,melengkapi gambar, bazar dan sebagainya. Jangan buang sampah sembarangan,jangan rusak lingkungan dan rawatlah satwa,tumbuhan dan lingkungan disekeliling kita. Itu salah satu bentuk ikut serta kita dalam konservasi. Buktikan jangan cuman bicara! Not only your talk but  your action. Inilah yang dilakukan HIMBIO FMIPA Unila.

Selama ini kita memakai Sumber Daya Alam secara berlebihan tanpa memikirkan dampak kedepannya, bahkan tidak memikirkan generasi kita nanti, bisa saja mereka tidak tahu tentang hewan yang masih ada sekarang ini, bisa jadi mereka tidak menemukan air tanah dan udara yang bersih, apakah mereka sanggup hidup seperti itu, apakah kita hanya diam membiarkan hal ini terjadi??? Jawabannya secara tegas TIDAK!!!

Pada tahun ini Ketua Pelaksana PKSDA XVIII adalah Rahmat Orie FP., Sekretaris Pelaksana adalah Melinda Juniar, dan Bendahara Pelaksana adala Nori Irawati. PKSDA XVIII pada tahun ini mengusung tema “SELAMATKAN AIR DAN TANAH UNTUK TANAH AIRKU”. Pekan Konservasi Sumber Daya Alam (PKSDA) acara yang sangat di tungu-tungu seantero FMIPA-Unila. Kenapa?? Cuma satu alasannya, karena PKSDA acaranya sangat seru dan mengangkat tema besar konservasi demi menjaga kelestarian alam. Hajat terbesar di FMIPA, dari tahun ketahun selalu bertahan menarik perhatian masyarakat dalam semua kalangan untuk  peduli terhadap lingkungan. So, don’t miss it !!!

Sumber : http://himbiounila.blogspot.com/

ans!!